Setelah di post sebelumnya yang menyinggung sedikit tentang tenis meja, gue jadi pengen bernostalgia dengan menceritakan sedikit tentang tim tenis meja 3 IPA 1 alias kelas gue dulu di SMA. Sebenarnya kurang tepat kalau gue sebut tim, karena kita hanya sekedar iseng bermain di jam-jam sepulang sekolah ataupun di sela-sela kegiatan sekolah yang berlangsung di sore hari, tapi berhubung gue nggak bisa menemukan kata lain selain itu, jadi ya terima aja d kalo gue sebut tim hehehe. Tim ini terdiri dari gue, Sugi, Julianto, M.Hazril, Augustini, Denny, Charles, Alex, Ai cen, Lisa dan Emi. Kami biasanya dapat menghabiskan waktu berjam-jam di sekolah pada sore hari walaupun sebenarnya sedang tidak ada kegiatan apapun di sekolah. Bahkan guru olahraga kami aja yang ada 2 orang ampe bosen ngeliat kami yang terus menerus nongol di sekolah setiap hari, tentu aja di tempat latihan tenis mejanya, bukan di kelas. Tentu saja selama bermain tenis meja bersama itu, ada beberapa kejadian lucu yang kami alami, mulai dari ulah konyol teman2, salah satunya yang gue inget adalah aksi konyol Alex yang menyanyikan lagu (gue lupa lagu apa) dengan gaya khas Sinchan yang suka meniru superman, ultraman ato apalah itu, kemudian aksi panjat memanjat cowo yang harus memanjat ke dalam kelas yang sudah dikunci sehabis jam sekolah karena bolanya nyasar kesana ( ada sebagian kelas di sekolah gue yang bagian atasnya memang tidak tertutup, kebetulan tempat latihan tenis mejanya dekat dengan 2 kelas yang seperti itu), yang paling lucu adalah aksi sugi yang mungkin sedang mencoba berakrobat dengan cara melompati salah satu meja yang ada untuk kemudian langsung memegang bagian atas pintu kelas yang cukup tinggi, dan tentu sajaaaaaa………….. dia pun jatuh dengan sukses hehehe, tenang aja, dia nggak apa-apa kok, lecet pun nggak, kalo iya masa sih kita segitu teganya ngetawain dia hehe. Kemudian aksi salah satu guru olahraga kami yang masih muda dan rada-rada sableng ( hehe, becanda kok, Pak), sore itu hanya tinggal gue dan Augustini yang lagi main dan sugi yang jadi wasit, tiba-tiba, guru gue yang baru selesai mengajar itu datang ke tempat latihan kami dan kemudian menyanyikan soundtrack film Alexandria alias lagu Peterpan yang “tak bisakah kau menungguku, hingga nanti tetap menunggu lalala“ sambil bergaya sedang genjreng-genjreng gitar menggunakan buku absensi yang dipegangnya. Tau kan cerita tentang film Alexandria yang mengisahkan 2 orang cowo yang bersaing memperebutkan cinta seorang cewe?? Nah, guru kami ini mungkin menganggap gue n augustini waktu itu sedang bertanding untuk memperebutkan cinta Sugi, haiyahhhhh, si bapak kebanyakan nonton sinetron ih hehehe. Gara-gara tenis meja ini jugalah, di album kenangan sekolah kami, di bagian komentar untuk gue, tertulis “Saking cintanya dengan tenis meja, cewe yang satu ini rela membolos pelajaran demi main tenis meja“, komentar yang agak hiperbol menurut gue, ok, gue emang pernah bolos lab komputer 1x buat maen tenis meja, maksud gue, “ Sapa sih yang inget ama kejadian itu, kan cuman 1x??? “ hehehe. Gue curiga nih pelakunya ada di antara tim tenis meja kami ( y iyalah, kalo nggak sapa lagi coba??? hahahaha). Duh bener-bener kangen deh ama masa-masa itu, sayang kami nggak sempet foto-foto dulu, nggak ada satupun foto tim kami ini, dulu sempet mikir mo foto di hari perpisahan sekolah, tapi ntah kenapa malah ga jadi, padahal kan lumayan buat kenang-kenangan hiks2, huweeeee…… T.T

Satu komentar

  1. :lol: w jadi ngebayangin cara jatuh na si Sugi..
    ternyata cool² gitu dia pernah konyol juga…

    Huwaaaa… :cry: sedih na ga ngerasain SMA disono..ohya say, w senenk blog u di update, keep working ya…

Tulis sebuah Komentar

*
*