Arsip Bulanan: Maret 2008

 Dari : Suami bin Lelaki
17, Jalan Angkasa,
24300, Keamanan
TANGERANG.

Kepada : Isteri binti Perempuan
17, Jalan Angkasa,
24300, Keamanan
TANGERANG.

PERKARA : PERMOHONAN UNTUK BERPOLIGAMI

Istriku Tersayang ,
Sebab utama permohonan ini di lakukan adalah karena saya ingin melengkapkan kuota yang telah di peruntukkan bagi saya. Saat ini kuota yang telah di isi cuma satu, memandang masih ada 3 kekosongan, akan sangat indahlah jika dapat di penuhi secepat mungkin. Pihak yang akan mengisi satu kekosongan ini pada saat ini ialah gadis muda dan cantik bernama….. …binti. …. yang merupakan rekan kerja usaha saya. Memandangkan komitmen yang beliau tunjukkan di tempat kerja amat baik, eloklah jika kita masukkan dia bersama kita di dalam organisasi keluarga kita. Sementara kekosongan yang selebihnya 2 lagi, akan di isi di masa akan datang.

Untuk bisa dimaklumkan olehmu sayang, sebenarnya masalah ini telah Lama saya fikirkan tetapi memandangkan kemampuan finansial saya yang selalu pas pasan, terpaksalah saya tangguhkan dulu permohonan ini, di samping
Kurangnya rasa keyakinan untuk mengemukakan permohonan ini. Kini, setelah saya dapat mengatasi masalah finansial kita, saya merasakan kembalinya semangat saya yang telah hilang selama ini.

Permohonan ini amat setimpal kerana dengan kedudukan dia nantinya di organisasi keluarga kita , dia akan menguntungkan kedua belah pihak dan juga pihak ketiga. Selama ini hidup kita bahagia sebab jika tidak, mana
mungkin engkau sayang dapat menjadi seperti sekarang. Semua yang engkau miliki sudah bertambah besar. Mobil besar, rumah besar, kalung emas besar dan pakaian besar. Jika dulu potongan mu seperti gitar, kini sudah
bertukar menjadi drum. Oleh itu, sudilah kiranya dapat kita berbagi bersama insan lain kebahagiaan kita ini.

Pihak mu sayang juga dapat menikmati faedah besar dari dikabulkannya permohonan ini karena engkau akan tetap menikmati apa yang telah miliki sekarang dengan waktu bekerja lebih singkat dan sistem shift akan di perkenalkan yaitu 1 hari kerja dan 1 hari cuti rehat. Waktu bekerja yang selebihnya akan ditampung oleh pihak ketiga. Kebaikan yang engkau akan nikmati ialah waktu rehat yang bebas karena sewaktu kamu cuti, saya selaku Penyelia tidak akan memantau aktivitas yang kamu lakukan. Pada waktu itu saya cuma akan fokus kepada hasil kerja pihak ketiga. Menguntungkan bukan?

Atas kerjasama dari pihak mu saya dahulukan mengucapkan ribuan terima kasih. Saya amat berharap pihak mu dapat meluluskan permohonan saya ini karena adalah lebih baik jika kita dapat berbagi kebahagiaan
kita ini bersama insan lain. Saya harap permohonan saya ini di balas dengan senyuman penuh keikhlasan dari pihakmu dan tandatangan di atas kertas yang saya lampirkan , bukannya malah melempar - lemparkan
periuk nasi, piring-mangkuk, sendok, atau bahkan perkara-perkara lain yang akan menyulitkan pihak mu untuk memberi persetujuan.

Saya harap kamu sudi meluluskan permohonan ini. Hadirkanlah senyumanmu sebagaimana ketika kita menyambut orang baru yaitu bayi kita kedalam keluarga kita beberapa tahun silam. Situasinya lebih kurang sama
dengan masa kini. Kita akan menerima orang baru juga, cuma bedanya ialah jika beberapa tahun yang lalu kita perlu menjaga dan membelainya dengan manja bersama tetapi kali ini, setiap urusan penjagaan dan belaian
manja akan di laksanakan oleh saya sepenuhnya. Mudah sekali buat kamu kan.?

Akhir kata, saya harap permohonan saya ini dapat dibalas secepat mungkin. Semoga kita bersama-bersama dengan pihak ketiga akan dapat melaksanakan program ini dengan jayanya.

Sekian, Terima Kasih.
“BERKORBAN DAN BERBAGI KEBAHAGIAAN LAMBANG RUMAHTANGGA BAHAGIA”

Yang Ikhlas Memohon,
Suami bin Lelaki

Sudah ribuan lamaran kerja dikirim tapi belum ada balasan? Mungkin salah satu jenis surat lamaran dibawah ini yang menjadi masalahnya…

1. JANGAN TERLALU BANYAK MENGGUNAKAN
SINGKATAN

Dgn Hrmt.

ttrk dgn ikl lwg krj yg dmt pd srt kbr edisi sls , sy brmskd mengisi lwg yg
bpk bthkn ,

rdri thn 1999 - 2004 , sy tlh bkj di aptk km farma , di bag cln srv. dri thn
2004-2005 , sy bkj di LC bank sbg kabag keu. dri thn 2005- smp skrg jd tkg pkr di BIp

2. JANGAN TERLALU BANYAK LAMPIRAN

sebagai bahan pertimbangan bapak ,
bersama ini saya sertakan :

a. foto copy KTP bapak & mami saya
b. pas foto saya waktu disunat
c. surat kelakuan baik seluruh keluarga saya
d. bon hutang selama 1 tahun
e. proposal permintaan sumbangan pembangunan mesjid di Rt saya
f. bon tagihan telepon 1 bulan terakhir
g. fotokopi buku raport TK saya
h. daftar acara TV yang sudah saya lihat dalam 1 bulan terakhir

3. BAHASANYA SOK GAUL

Dgn hormat banget , boss!!!!

halo boss , capee deeehhh!!!! apa kabar nich…..? baik baik aja dong , iya kan iya dong , bener kan bener dong….? yoi …. saya mo ngelamar kerja nich..boleh dong…please…boleh ya…?

4. BAHASANYA SOK PREMAN.

gue pernah kerja di kantor bokap , tapi lantaran gue sering bolos sama sering ngegodain sekretaris kantor, gue dikeluarin, setan banget deehhh!!!!

makanya sekarang gue ngelamar kerja di kantor elo , ga usah khawatir soal jabatan deh…..gue sih yg penting dibayar gede sama elo. ok deh!! gue tunggu panggilan kerja dari elo di rumah gue , kalo sampe tiga hari belom juga ada panggilan , elo bakal tau sendiri akibatnya….!!!!!!!

5. BAHASANYA SOK AKRAB.

Dengan hormat ,

hai apa kabar nih…? baik baik aja kan…?
saya juga ketika menulis surat ini dalam keadaan sehat wal afiat, semoga kamu juga baik baik aja seperti saya disini.
ngomong ngomong gimana kabar anak
anak ,sehat kan..? istri pasti makin cantik aja…..salam aja ya buat mereka. oya..hampir lupa, saya bermaksud melamar pekerjaan pada perusahaan kamu bisa kan,.,,..?

6. TERLALU RESMI DAN BERTELE TELE.

Dengan hormat,

setelah saya membaca iklan lowongan pekerjaan di surat kabar ternama di ibukota , saya sangat tertarik dengan iklan yang anda muat disitu. oleh
karena itu saya bermaksud untuk melamar pekerjaan tersebut dan juga sekalian harapan saya , dengan surat lamaran ini kita bisa mempererat tali silaturahmi antara kita berdua , bukankah dalam agama pun telah diterangkan betapa pentingnya arti sebuah silaturahmi…

Kelas yang tadi ribut-ribut tanpa guru, kini menjadi sunyi.Guru Bahasa Indonesia yang paling ditakuti dan disegani oleh semua murid telah masuk ke dalam kelas.Wajahnya garang seperti harimau kelaparan.

Murid-murid: Selamat pagi, Bu Guru!
Bu Guru (dengan suara melengking): Mengapa bilang selamat pagi saja? Kalau begitu siang, sore dan malam kalian mendoakan saya tidak
selamat ya?
Murid-murid: Selamat pagi, siang dan sore Bu Guru…..
Bu guru: Kenapa panjang sekali? Tidak pernah orang mengucapkan selamat seperti itu! Katakan saja selamat sejahtera, bukankah lebih bagus didengar dan penuh makna? Lagipula ucapan ini meliputi semua masa dan keadaan.
Murid-murid: Selamat sejahtera Bu Guru!
Bu guru: Sama-sama, duduk! Dengar baik-baik. Hari ini Bu Guru akan mengujikalian semua tentang lawanan kata atau antonim kata. Kalau Bu Guru sebutkan perkataannya, kalian semua harus cepat menjawabnya dengan lawankatanya, mengerti?
Murid-murid: Mengerti Bu Guru…

Guru: Pandai!
Murid-murid: Bodoh!
Guru: Tinggi!
Murid-murid: Rendah!
Guru: Jauh!
Murid-murid: Dekat!
Guru: Berjaya!
Murid-murid: Menang!
Guru: Salah itu!
Murid-murid: Betul ini!
Guru (geram): Bodoh!
Murid-murid: Pandai!
Guru: Bukan!
Murid-murid: Ya!
Guru (mulai pusing): Oh Tuhan!
Murid-murid: Oh Hamba!
Guru: Dengar ini…
Murid-murid: Dengar itu…
Guru: Diam!!!!!
Murid-murid: Ribut!!!!!
Guru: Itu bukan pertanyaan, bodoh!!!
Murid-murid: Ini adalah jawaban, pandai!!!
Guru: Mati aku!
Murid-murid: Hidup kami!
Guru: Saya rotan baru tau rasa!!
Murid-murid: Kita akar lama tak tau rasa!!
Guru: Malas aku ngajar kalian!
Murid-murid: Rajin kami belajar bu guru…
Guru: Kalian gila semua!!!
Murid-murid: Kami waras sebagian!
Guru: Cukup! Cukup!
Murid-murid: Kurang! Kurang!
Guru: Sudah! Sudah!
Murid-murid : Belum! Belum!
Guru: Mengapa kamu semua bodoh sekali?
Murid-murid: Sebab saya seorang pandai!
Guru: Oh! Melawan, ya??!!
Murid-murid: Oh! Mengalah, tidak??!!
Guru: Kurang ajar!
Murid-murid: Cukup ajar!
Guru: Habis aku!
Murid-murid: Kekal kamu!
Guru (putus asa): O.K. Pelajaran sudah habis!
Murid-murid: K.O. Pelajaran belum mulai!
Guru: Sudah, bodoh!
Murid-murid: Belum, pandai!
Guru: Berdiri!
Murid-murid: Duduk!
Guru: **** kalian ini!
Murid-murid: Cerdik kami itu!
Guru: Rusak!
Murid-murid: Baik!
Guru (stres): Kamu semua ditahan siang hari ini!!!
Murid-murid: Kami sebagian dilepaskan tengah malam itu!!
Guru (stres): 66666
Murid-murid: 99999
Guru (stres): !!!!!
Murid-murid: ?